Mengabdi pada Sang Guru

Tujuan hidup hanyalah mengaharap Rido Ilahi. Begitu pula kita dalam mencari ilmu yang diharapkan hanyalah Rido guru. Pintar tidak terlalu penting, tapi pengabdian murid atau santri terhadap gurunya yang menjadi hal paling utama. Karena bukan jaminan bagi orang cerdas atau pintar hidupnya akan bahagia atau sukses.
Mengabdi,mengabdi,dan mengabdi pada seorang guru. Dengan pengabdian itu kita dididik atau dibina guna menjadi orang yang berguna, bisa merasakan susah senangnya hidup. Mengabdi bukan hanya saat berada di pesantren atau di sekolah, tapi saat kita boyong atau berhenti mondok atau sekolah tetap ada sambungan silaturrahim antara guru dengan murid. Sesuai dengan Jargon PP. Kauman Al Hasani Al Lathifi Bondowoso Jawa Timur
" Ngabdih Saomorah, santreh Saterrosah"
Artinya kita sebagai seorang santri atau murid mengabdi selama hayat kita masih ada atau selagi kita masih mampu untuk mengabdi. Santri selamanya sampai Yaumul Qiyamah membawa dan mengikat hati kita dengan namanya santri yang Identik seorang Santri dengan yang BAIK-BAIK.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semua Ada yang Ngatur